Review Drama Series Thirty-Nine [NETFLIX]: Pertemanan tiga polar yang bikin iri

Belajar berteman dan berdamai dengan hidup dan kematian sekaligus


©Netflix

Drama ini tayang sebelum istilah cewek mamba, cewek kue, dan cewek bumi ngehits di jagat maya. Kalau nggak, sudah pasti Mi-Jo jadi cewek bumi, Joo-Hee jadi cewek kue, dan Chan-Young jadi cewek mamba. Tiga polar ini memang menarik banget untuk dibahas, dan di'relate-relate'-in sama kehidupan kita sehari-hari. Umumnya, kita juga mengenal tiga polar ini di circle kita: ada yang cuek dan cool banget, ada yang diem-diem care dan elegan, dan ada yang emang manis banget kayak kue. Series ini pun rasanya begitu: kayak nonton temen-temen sendiri aja.  

Series ini mengangkat keseharian tiga sahabat: dokter kecantikan, pelatih akting, dan mbak-mbak kantoran yang udah mlz bgt ngadepin customernya yang aneh-aneh aja semakin hari. Berasal dari kelas sosial yang berbeda-beda, mereka dipertemukan oleh petualangan Mi-Jo mencari ibu kandungnya. Walau karakter Mi-Jo ini jadi sentral, kisah ini cukup ditarik ke kondisi Chan-Young yang ternyata mengidap kanker yang sangat serius. Tiga sahabat ini, di penghujung usia 39 dengan kondisi mereka: masih pacaran sama suami orang (satu hal yang saya agak gak sepakat juga sih pas nonton), wandering around mau jadi apa, atau masih nyari ibu kandungnya. Di budaya Asia, usia ini emang udah jadi usia di mana tiap lebaran bakal ditanya kapan nikah atau punya anak, dan berat terjadi di pihak perempuan. Drama ini cukup apik memperlihatkan bahwa ya ngga papa juga usia segitu belum tahu hidup akan gimana.

Karakter Chan-Young kuat banget di drama ini dan cukup menarik kita ke emosi dia di hari-hari terakhirnya. Cewek yang paling nggak terlihat rapuh ini, ketika nangis ternyata sangat bikin patah hati semua orang (termasuk kita yang nonton) dan bikin kita banyak refleksi soal apa artinya menjadi seorang anak, teman, dan pacar. Sayangnya, karakter Joo-Hee kurang banget digali padahal dia ini yang paling mirip jalan hidupnya sama kita-kita yang bingung mau jadi apa 10 tahun ke depan. Seneng banget saat dia memutuskan rehat sejenak dan mengambil keputusan saat dapat hadiah uang dari ibunya. Sementara, dari karakter Mi-Jo kita bisa banyak belajar mengenai proses adopsi anak dan membesarkan anak adopsi di keluarga yang hangat. Dan dari mereka bertiga ini, kita belajar bagaimana berteman itu tidak hanya soal kita, namun juga bagaimana memperlakukan keluarga sahabat kita selayaknya keluarga sendiri. Pokoknya cocok lah buat tontonan di hari Jumat sore, walau ada beberapa part yang terasa sangat lambat.


Rating: 
★★★☆☆


Tonton Trailer:




Oh yes!

  • Drama ini manis bener, ngga ada tokoh jahatnya. Rasanya pengen banget join ke circle mereka gitu, tapi juga jadi belajar gimana harusnya memperlakukan teman
  • Visualnya indah banget, makanannya enak-enak

Downside

  • Ga cocok buat yang abis kehilangan seseorang akibat terminal illness, atau diselingkuhin pasangan (apapun alasannya)
  • Beberapa part terasa cheesy banget dan utopis untuk beneran ada di kehidupan nyata

Thirty-Nine [2022]

  • Rating: 16+
  • General genre: Slice of Life, Friendship, Slow
  • Mood: Slow, sweet, gloomy
  • Jumlah episode: 12
  • Rata-rata waktu tonton per episode: 1 jam 10 menit
  • Cocok untuk: sore-sore selese kerja, malem sebelum tidur
  • Stunning casts: Son Ye-Jin (Cha Mi-Jo), Jeon Mi-Do (Jeong Chan-Young), Kim Ji-Hyun (Jang Joo-Hee), Kang Mal-Geum (Cha Mi-Hyeon), Song Min-Ji (Kang Sun-Joo)
  • Available di: Netflix

Trivia: Nggak lama setelah series ini beres tayang di Netflix, Son Ye-Jin beneran nikah di usia 40 tahun


Write a comment