Review Series I am a Killer [NETFLIX]: Belajar dari kacamata pelaku kejahatan

Cover both sides versi terdakwa hukuman mati kasus-kasus pembunuhan


©Netflix

Hukuman mati telah dihapus dari banyak negara namun banyak lainnya tetap mempertahankannya. Indonesia adalah salah satunya, misalnya untuk kasus pengedaran narkoba. Di Amerika Serikat, hukuman ini direintroduksi pada tahun 1976, dan karena pembunuhan banyak terjadi di sana, maka banyak pula tahanan yang menunggu hukuman mati di sana.

Series dokumenter ini berupa antologi sehingga setiap episodenya membahas tentang kasus berbeda, jadi agak sulit membuat review-nya. Namun overall, series ini membahas bagaimana terdakwa hukuman mati bisa duduk di tempat mereka sekarang. Masa lalunya, kekerasan yang ia terima, pola pikirnya, hingga akhirnya ia memutuskan untuk membunuh. Yah beberapa masih ada aja yang denial dan seramnya kami merasa ada di antara mereka yang masih "manipulatif" dan mencoba menjelaskan dari sudut pandang mereka agar penonton berpihak pada mereka.

Namun uniknya, ada juga pembahasan bagaimana ternyata ada keluarga korban yang memaafkan terdakwa dan bahkan menginginkan terdakwa tidak perlu mendapat hukuman mati, dan sebagainya. Ada banyak dinamika yang terasa di setiap kasusnya, meski dalam waktu panjang jika menonton series ini terus-terusan, bisa bosen juga sih. Tapi cocoklah untuk kamu yang sering berkontemplasi mengenai, apa itu moral - dan bagaimana hukum dengan benar bisa menilai moralitas orang berdasarkan aksinya di masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Rating: 
★★★☆☆

Tonton Trailer:


Oh yes!

  • Memberikan perspektif baru soal hukuman mati untuk kamu yang memang suka untuk mendengar kisah orang lain
  • Meskipun terasa menjadi ajang justifikasi, tayangan ini memberi insight pada bagaimana sistem dan nasib bisa membuat orang menjadi jahat

Downside

  • Isinya ya kebanyakan ngomong, ngga cocok buat kamu yang mendambakan action dari satu series
  • Lumayan bikin mempertanyakan apakah kita jadi membenarkan pembunuhan

I am a Killer [2018]

  • Rating: 18+
  • General genre: Documentary
  • Mood: Dark, slow-burn
  • Jumlah episode: 26 (S1-S3)
  • Rata-rata waktu tonton per episode: 45 menit
  • Cocok untuk: Weekend siang
  • Stunning casts: N/A
  • Available di: Netflix

Trivia: Series ini digarap dengan baik bahkan dengan seizin keluarga yang terdampak oleh aksi pelaku

Write a comment