Plot datar tanpa ada penawaran hal baru
![]() |
©Netflix |
Sebuah kota sepi dikejutkan dengan mayat seorang wanita di tengah padang rumput. Yakin betul bahwa si wanita ini telah meninggal, ia dibawa ke kamar mayat di satu-satunya jasa pemakaman karena saking sepinya kota tersebut dan jarang ada yang meninggal. Si wanita, yang merupakan anak dari pemilik jasa pemakaman tersebut, ternyata tidak meninggal, dan ia mulai mengingat kembali apa yang terjadi di saat ia "meninggal". Siapa yang membunuhnya?
Menonton tanpa pretensi, saya (yang sangat tidak suka cerita tentang vampir), terkejut sekaligus kecewa untuk tahu bahwa ternyata drama ini mengisahkan tentang genetik vampir di keluarga wanita yang berusaha dicegah muncul kembali. Berjibaku dengan dilema dengan ayahnya yang dulu kesulitan menghadapi ibunya si pembawa gen vampir, wanita ini harus mencari cara untuk memenuhi keinginannya minum darah.
Bahkan untuk drama vampir sekalipun, drama ini tidak menyuguhkan hal baru. Hal yang semula menjadi teka-teki seru perlahan terasa sangat datar dan membosankan untuk disimak.
Rating:
★☆☆☆☆
Tonton Trailer:
Oh yes!
- Buat pencinta drama Eropa yang terasa dingin dan pemandangan luas, drama ini cukup menyenangkan mata
- Jumlah episode hanya 6
Downside
- Plot tertebak dan tidak ada hal baru
- Akting para pemainnya pun terasa datar dan pembangunan karakternya tidak menarik
Post Mortem: No One Dies in Skarnes (2021)
- Rating: 16+
- General genre: Thriller
- Mood: Plain, noir
- Jumlah episode: 6
- Rata-rata waktu tonton per episode: 40 menit
- Cocok untuk: Weekdays sore
- Stunning casts: Katharine Thorborg (Live Hallangen)
- Available di: Netflix
Write a comment
Post a Comment