Review Drama Inside Man [NETFLIX]: "Kita adalah setiap orang di hari yang sial"

Terasa seperti satir, namun nanggung

©Netflix

Memang sudah biasa ya sebuah drama series mengangkat kisah konsultasi kepolisian dengan seorang napi atau penjahat yang lebih ahli dalam memahami sesamanya, begitu juga premis utama series pendek ini. Banyak pengunjung, termasuk detektif, berkonsultasi dengan Grieff, pembunuh istrinya, mengenai kasus-kasus hampir kadaluarsa (cold cases) untuk menemukan pelaku dari kasus-kasus tersebut. 

Di tempat lain, seorang pastur berusaha melindungi anak didiknya yang diduga menyimpan video-video pencabulan anak-anak kecil. Si anak didiknya ini sampai bunuh diri karena merasa bersalah pada pastur tersebut, namun membawa semuanya menuju kasus lain yang melibatkan keluarga pastur tersebut.

Dua kondisi yang tampak terpisah, disatukan oleh penelusuran seorang jurnalis bernama Beth. Untuk ukuran series dengan hanya 4 episode, ceritanya cukup kompleks dan menegangkan. Lumayan untuk mengisi waktu luang di akhir pekan.

Rating: 
★★★☆☆

Tonton Trailer:


Oh yes!

  • Rumit, ngajak ikut mikir
  • Akting para pemainnya memang oke sih

Downside

  • Walau ini tentang penyelidikan kasus tapi banyak ngobrolnya sih, bisa jadi membosankan
  • Sebel juga yang aslinya jahat malah nggak ketangkep

Inside Man (2022)

  • Rating: 16+
  • General genre: Crime
  • Mood: Mystery
  • Jumlah episode: 4
  • Rata-rata waktu tonton per episode: 60 menit
  • Cocok untuk: Weekend seharian
  • Stunning casts: Stanley Tucci (Grieff) David Tennant (Harry), Lydia West (Beth), Dolly Wells (Janice)
  • Available di: Netflix

Trivia: Kreatornya sama dengan yang bikin megahits BBC "Sherlock"

Write a comment