Bukan karya terbaik dari Della Dartyan
![]() |
©Vidio |
Drama dengan kemasan seperti antologi ini mengisahkan sebuah keluarga yang tampak harmonis sampai pada ulang tahun pernikahan orangtuanya, seorang wanita datang mengaku sebagai istri kedua si bapak dan membawa seorang anak laki-laki. Keharmonisan yang selama ini terasa manis langsung sirna dan Dewi, si tokoh utama, memutuskan untuk pergi dari rumah karena kecewa dengan sang ayah dan omnya yang selama ini juga mengetahui soal istri simpanan ayahnya.
Lama pergi dari rumah, Dewi hanya pulang ketika ibunya meninggal, dan masih belum bisa memaafkan ayahnya. Tak lama, ia kembali mendapat kabar buruk tentang kesehatannya sendiri. Ia divonis mengidap penyakit langka, dan ia memutuskan untuk pulang. Sesampainya ia di rumah, ia mendapati ayahnya menderita demensia dan dirawat oleh perawat profesional di rumahnya, yang sulit ia terima.
Semua dinamika yang dibangun sebenarnya terasa baik dan nyata, apalagi kalau kita pernah menghadapi hidup bersama penderita demensia yang sudah tua. Sayangnya, fokus drama ini tidak jelas mau diarahkan ke siapa. Tiap episode mengisahkan cerita tiap tokoh, memberikan latar belakang untuk masing-masing peran, tapi jadi terasa tidak ada resolusi atau closure yang benar-benar ditawarkan.
Rating:
★★☆☆☆
Tonton Trailer:
Oh yes!
- Konflik terasa dekat karena di Indonesia umum sekali ditemukan para suami yang menikah lagi tanpa sepengetahuan istri
- Dialog-dialognya bagus dan natural
Downside
- Menggantung sekali rasanya setelah semua drama
- Entah kenapa akting Della Dartyan terasa tidak maksimal di drama ini dibanding film-filmnya
Pulang (2022)
- Rating: 13+
- General genre: Drama
- Mood: Warm, mellow
- Jumlah episode: 6
- Rata-rata waktu tonton per episode: 40 menit
- Cocok untuk: Weekend siang bolong
- Stunning casts: Cok Simbara (Rahmat), Ira Wibowo (Intan), Della Dartyan (Dewi), Dwi Sasono (Satrio), Putri Ayudya (Nungky)
- Available di: Vidio
Write a comment
Post a Comment